Showing posts with label Perancangan Media Publikasi. Show all posts
Showing posts with label Perancangan Media Publikasi. Show all posts
Monday, 7 January 2013
Majalah PMP Kelompok 2 Universitas Paramadina
PMP merupakan singkatan dari Perancangan Media Publikasi yang menjadi salah satu mata kuliah program studi Desain Komunikasi Visual (DKV) di Universitas Paramadina.
Perancangan media publikasi mempunyai tujuan agar mahasiswa dapat merancang strategi komunikasi media berdasarkan ide, riset, analisa, dan kemampuan mengaplikasikan konsep melalui visual dan media. Berikut adalah Majalah PMP Kelompok 2.
Dosen Mata Kuliah:
Ratno Suprapto, M.Ds
Desain Kover & Layout:
Radik Sahaja a.k.a Cak RaSa
Brain Illustrasted:
Nareswara Widito
Wednesday, 2 January 2013
Format UAS PMP Universitas Paramadina
Saturday, 22 December 2012
Alternatif 1 tugas Perancangan Media Publikasi: Sariwangi
Seperti yang telah dibahas sedikit pada postingan sebelumnya, maka pada postingan ini saya akan menceritakan beberapa alternatif yang telah dibuat untuk memenuhi tugas UTS Perancangan Media Publikasi (PMP).
.:Alternatif 1
.: Alternatif 2
.: Alternatif 3
Alternatif kedua
Gaya penyampaian pada alternatif kedua ini pun sama dengan sebelumnya, yakni slice of life dan inharent drama. Akan tetapi, inharent drama ditampilkan dalam visual serangan UFO di luar rumah.
Alternatif ketiga
Alternatif ketiga ini yang bisa dibilang paling sederhana. Mengapa? Dikarenakan pada awalnya pada waktu asistensi ke dosen pengajar PMP hanya disuruh membuat dua alternatif. Tetapi, minggu berikutnya sang dosen menyuruh tiga alternatif, dan otomatis semua dikerjakan secara mendadak. Mencari refrensi sana-sini, tak kunjung mendapatkan inspirasi, bahkan sampai jam kelas habis. Sang dosen pun akhirnya memberi waktu mahasiswanya untuk menambah alternatif bagi yang belum hingga hari senin.
Seninnya, dikarenakan ibu mendapat tugas ke luar pulau, maka tidak ada model untuk figur perempuan. Alhasil, foto pada alternatif kedua dipakai kembali, namun diolah menggunakan Photoshop terlebih dahulu. Pada awalnya aku ingin membuat foto tersebut terbentuk dari cairan teh, namun tak tahu bagaimana caranya. Setelah melihat-lihat kembali refrensi iklan Sariwangi, akhirnya mendapat ide setelah melihat iklan dari Facebook.
Yap, asap yang membentuk gambar hati. Saat itu juga, langsung mencari tutorial membuat asap dari internet. Beruntung mendapatkan web yang komplit dan tak berbayar tutorialnya. Dua jam kemudian jadilah alternatif ketiga. Berangkat ke kampus pun tanpa beban.
.:Alternatif 1
.: Alternatif 2
.: Alternatif 3
Setelah membuat 3 alternatif tersebut, akhirnya alternatif 1 yang disetujui oleh dosen. Padahal, saya lebih suka dengan alternatif 2. Sayangnya, saya salah dalam memilih visual yakni kucing dan anjing. Untuk alternatif 2, saya memiliki konsep bahwa Sariwangi mampu menyatukan perbedaan pasangan yang berbeda karakter dan kepribadian. Siang dan malam merupakan metafora dari realitas rata-rata suami-istri memiliki kesibukan masing-masing dan sukar untuk bertemu.
Dari alternatif 1 tadi, dosen menyuruh untuk mengembangkan konsep "kebersamaan" menjadi 3 alternatif lagi. Alternatif pertama dengan gaya penyampaian iklan slice of life (aktifitas sehari-hari) dan inharent drama, dimana kesan kebersamaan dihiperbolakan dengan keadaan suami-istri yang tetap tenang mengeteh di atas perahu meski dayung mereka terjatuh dan badai segera datang.
Gaya penyampaian pada alternatif kedua ini pun sama dengan sebelumnya, yakni slice of life dan inharent drama. Akan tetapi, inharent drama ditampilkan dalam visual serangan UFO di luar rumah.
Alternatif ketiga
Alternatif ketiga ini yang bisa dibilang paling sederhana. Mengapa? Dikarenakan pada awalnya pada waktu asistensi ke dosen pengajar PMP hanya disuruh membuat dua alternatif. Tetapi, minggu berikutnya sang dosen menyuruh tiga alternatif, dan otomatis semua dikerjakan secara mendadak. Mencari refrensi sana-sini, tak kunjung mendapatkan inspirasi, bahkan sampai jam kelas habis. Sang dosen pun akhirnya memberi waktu mahasiswanya untuk menambah alternatif bagi yang belum hingga hari senin.
Seninnya, dikarenakan ibu mendapat tugas ke luar pulau, maka tidak ada model untuk figur perempuan. Alhasil, foto pada alternatif kedua dipakai kembali, namun diolah menggunakan Photoshop terlebih dahulu. Pada awalnya aku ingin membuat foto tersebut terbentuk dari cairan teh, namun tak tahu bagaimana caranya. Setelah melihat-lihat kembali refrensi iklan Sariwangi, akhirnya mendapat ide setelah melihat iklan dari Facebook.
Yap, asap yang membentuk gambar hati. Saat itu juga, langsung mencari tutorial membuat asap dari internet. Beruntung mendapatkan web yang komplit dan tak berbayar tutorialnya. Dua jam kemudian jadilah alternatif ketiga. Berangkat ke kampus pun tanpa beban.
Tugas 1 Perancangan Media Publikasi: Sariwangi
Siapa yang tidak tahu Sariwangi?
Sariwangi merupakan merek lokal
yang diperkenalkan pada tahun 1973 dalam format teh celup – suatu cara modern
baru untuk minum teh yang lain dari teh bubuk. SariWangi identitas sebagai merek teh celup Indonesia
dengan citra aspiratif dan premium
.
Di semester 5 ini, aku mendapat mata kuliah Perancangan Media Publikasi --dimana mata kuliah tersebut memuat tata cara merancang media publikasi. Bukan hanya mendesain visualnya, namun pada mata kuliah tersebut dituntut untuk memikirkan 12 media yang akan digunakan dalam memublikasikan brand, skedjul pembuatan media, dan harga produksi.
Pada awal mata kuliah ini, sang dosen memberi tugas untuk membuat poster dari brand yang dipilih berdasarkan imajinasi mahasiswanya. Aku yang kebetulan mendapat Sariwangi, langsung mendapat ide setelah melihat beberapa TVC (TV commercial) Sariwangi. "Nikmatnya, Menghangatkan Hati" adalah judul dari posterku ini. Jika melihat visualnya, pasti orang-orang yang melihatnya tahu apa maknanya.
Poster ini dibuat menggunakan Adobe Photoshop CS5 dalam waktu kira-kira 2 jam (beserta riset kecil-kecilan untuk mendapatkan masukan dari beberapa sahabat). Selamat menikmati!
Subscribe to:
Posts (Atom)








